ingat aku Mama..

Ingat aku Mama..

Jikalau nanti aku lebih dulu dipanggil ilahi..

Ingat aku Ma..

Tak ada lagi suara gadis manja di rumah..

Tak ada lagi wajah gadis yang sering kau panggil chubby..

Tak ada lagi tingkah aneh gadis yang liar ini..

***

Ingat aku Mama..

Jikalau nanti aku lebih dahulu dipanggil Ilahi..

Ingat aku Ma..

Tak ada lagi rengekannya saat tak dibelikan make up..

Tak ada lagi teriakan khasnya saat marahnya memuncak..

Tak ada lagi muka sedihnya saat kau marahi pulang larut malam..

***

Ingat aku Mama..

Jikalau nanti aku lebih dulu dipanggil Ilahi..

Ingat aku Ma..

Tak ada lagi yang bisa kau marahi saat memakai rok pendek..

Tak ada lagi tempat mengaduh saat Papa memarahimu..

Tak ada lagi teman curhat sebelum tidur malam menghampiri..

***

Maafkan aku Mama..

Jikalau aku lebih dahulu di panggil Ilahi..

Belum sempat kukabulkan semua keinginanmu..

Belum sempat kita berangkat ke tanah suci bersama..

Belum sempat kupersembahkan seorang calon suami yang berbakti kepadamu..

Tapi dimanapun aku berada Do’a ku selalu menyertaimu.. 

Selalu dan selamanya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s