Sukses melalui MLM (Multilevel Marketing)? Why not

Multilevel Marketing ! Apa yang ada difikiran setiap orang ketika mendengar apalagi ditawari join ke sebuah Multilevel Marketing?

Yah cemohoan, hinaan, penolakan dan apapun jenisnya itu pasti langsung keluar dari bibir seseorang ketika mendengarnya. Wajarlah menurut penilitan 40 tahun negara Indonesia dijajah oleh yang namanya bisnis Multilevel Marketing (MLM). Kalo diibaratkan MLM ini seperti janji – janji para pejabat, manis di depan pahit di belakang. Apalagi hampir 95% member dari MLM bertugas menjual produk perusahaan sana sini. “Gengsi dong” kalo kata orang jaman sekarang. Tapi apasih arti “GENGSI” dari sebuah kesuksesan? Kalau yang berfikir kedepan mungkin akan melakukan apapun untuk mencapai kesuksesannya.
Dan tidak dipungkiri 90% orang Indonesia ingin melihat bukti dari orang lain bukan dengan membuktikannya sendiri. Dan gue sendiri adalah salah satu member dari bisnis MLM tersebut. Iya iya, silahkan hina gue sesuka hati kalian.

Menurut pengalaman gue sendiri saat menawari join ke bisnis MLM kepada setiap orang pertanyaan – pertanyaan yang sering ditanyakan  dari mereka adalah “sudah berapa lama join di bisnis MLM?”, “sudah berapa penghasilan yang lo dapat dari bisnis ini?”, dan masih banyak lagi. Yah setidaknya gue masih untung diberi pertanyaan seperti itu, rasa ingin tahu mereka besar daripada mereka langsung ngomong “Say NO to bisnis MLM”.

“ORANG YANG MEMILIKI AKAL FIKIRAN, MENCERNA TERLEBIH DAHULU INFORMASI YANG DIBERIKAN PADANYA BUKAN MALAH MENJUDGE SEENAKNYA” #KutipanNisa

Gue disini bukan mau jualan ataupun menawari kalian – kalian ini untuk join bersama gue dibisnis MLM ini. Gue Cuma pengen ngasih kalian tips – tips memilih MLM yang benar dan menghasilkan pundi – pundi rupiah buat membernya.

1. Profile dari perusahaan

Perusahaan memiliki SIUPLT (Surat Izin Usaha Penjualan Lansung Tetap). Disini yang perlu kalian tahu tidak semua bisnis MLM memiliki surat izin dagang di indonesia atau lebih kerennya disebut ilegal. Makanya jangan heran terkadang sebuah bisnis MLM di Indonesia awalnya menjanjikan tapi 2 atau 3 tahun kedepan malah bangkrut (kabarnya). Sebenarnya bukan bangkrut tapi lebih jelasnya kedoknya sudah terbuka dan tidak di izinkan lagi beroperasi di seluruh Indonesia. Dan ini akan berdampak buruk bagi member – membernya yang sudah bekerja keras namun hasilnya nihil.

2. Produk

Produknya bagus gak? Udah pernah ada yang komsumsi? Manfaatnya apa?

Jangan sampai profile perusahaanya bagus tapi produknya malah ngerugiin konsumen. Tanyakan kandungan yang ada dalam produknya. Biasanya nih ya perusahaan yang produknya terlalu banyak malah amburadul. Para member sudah pasti gak bisa ngejelasin satu persatu produk dari perusahaan yang jumlahnya bejibun itu. Makanya pilih produk MLM yang jumlahnya 2 sampai 3 doang.

3. Marketing Plan (Rencana penjualan)

“Jualan obat? oh No. Dandanan gue terlalu keren untuk jadi penjual obat”, Pasti mikirnya gitu.

Perusahaan dalam bidang Multilevel Marketing 95% para member hanya bertugas jualan obat. Masih untung kalo laku, kalo gak? bakalan rugi besarlah. Pikiran gak, lo udah keluarin modal duit banyak buat beli produk dari perusahaan namun 50% dagangan lo malah ga laku. Rugi? ya jelas sudah pasti. Pikirin lagi, perusahaan gak bakalan ngasih lo bonus kalo jualan produk lo gak sesuai target yang ditetapkan perusahaan. Dan akhirnya “JANGANKAN BONUS YANG DI DAPAT, KEMBALI MODAL AJA KAGAK”.  Makanya cari MLM yang gak ngasih target penjualan buat para membernya. Mau laku berapapun gak bakalan memberatkan membernya.

Lebih bagus lagi kalau lo nyari MLM yang gajiannya perhari. Yap, ada koq MLM yang setiap membernya kerja besok pagi gajinya udah di transfer.

4. Website pribadi

Apakah perusahaan tersebut memiliki situs web? Kalau ada tanyakan kembali apakah webnya hanya bisa dibuka oleh pemilik perusahaan, member ataupun umum?

Kalau jawabnya hanya bisa dibuka untuk perusahaan maka layak dipertanyakan. Tidak menutup kemungkinan ada kasus penipuan karena tidak adanya keterbukaan antara pemilik perusahaan dengan member MLM tersebut.

Kalau jawabannya bisa dibuka untuk para membernya sepertinya ini bisnis tidak akan ada yang namanya penipuan, kenapa? Karena tidak adanya saling tutup menutupi antara member dengan pemilik perusahaan. Setiap perkembangan perusahaan (termasuk bonus – bonus untuk para membernya) tertera jelas di web tersebut. Apalagi kalau webnya 24jam nonstop.

Kalo jawabannya web bisa dibuka untuk umum maka TOLAK mentah – mentah. Kenapa? karena  sepertinya member ini sangat bodoh, mana mungkin perusahaan mau membuka informasi – informasi penting buat umum, itu sama saja membuka rahasia umum perusahaan.

5. Leader dan Support sistem

Tanyakan saat kita pertama kali join apakah ada Leader atau pembimbing yang akan membimbing kita sampai sukses nanti. Karena biasanya setelah kita join dan menjadi member di perusahaan MLM itu kita malah ditinggalkan, seolah – olah uang yang kita bayar dibawa lari oleh perusahaan. Makanya cari bisnis MLM yang konsepnya kerja sama dan tidak menguntungkan yang diatas (yang lebih dahulu join).

Sukses kamu, dia dan yang lain sudah ditentukan jalannya sama Tuhan. So, kalau kamu sudah ditakdirkan sama Tuhan sukses melalui jalan ini, kenapa gak dicoba? Asalkan pintar mencerna setiap informasi aku yakin kesuksesan akan cepat menghampirimu😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s